Sejarah Tanah Kutai (2)


Selain itu pula ada Suku Bola Bongan yang merupakan (Suku Darat atau Suku Dayak Benuaq), yang tinggal didaerah Sungai ohong dan menetap disekitar Kec.Bongan sekarang suku Dayak Benuaq menyebar hampir kepenjuru pulau Kalimantan mereka merupakan pendatang dari daratan Cina Selatan ras Mongolide yang semula merantau ke Dongson (Vietnam Sekarang). Bersamaan waktu jalanya pemerintahan Kemaharajaan Queitaire Maradapure, (Kerajaan Kutai di Martapura) banyak negeri bawahan kerajaan ini yg dipimpin oleh Raja Kecil yg dapat disamakan dengan Kepala Negeri setingkat Gubernur sekarang misalnya saja Negeri Talikat dan Negeri Daha wilayahnya di Daerah Kota Bangun dan Muara Muntai Sekarang, yang penduduknya merupakan Puak atau suku Kutai Kedang dan Suku Adat Lawas di Keham Dalam. Sedangkan Kutai Kedang Baroh mendiami wilayah Penyinggahan dan Muara Pahu selain Negeri Kelekat dipedalaman Sungai Belayan dan banyak Negeri lainya seperti Negeri Tanjung Gelumbang, Kanibungan, Jantur Tasik, Loa Niung dan Gelumbang Jo, Kumpai Menamang, Bunga Lo dan Negeri wilayah di Sungai Negeri Monggoh, serta lainya. Wilayahnya meliputi pulau Kalimantan daerah Tanah Merah, Sesayap, Batu Salah, Lemuntan, Long Nawan, Sembuan, Hawang Buta, Riwang, Sepaso, Petidan, Batu Putih, Seguntar, Teluk Bayur, Rantau Panjang, Langkap, Tanjung Batu, Tanjung Aru, Tanjung Layar, Palai Hari, Balandean, Paringin, Bongkang, Tanjung Putting, Kaluing, Mendawai, Tanjung Usu, Ma-Benagih, Muara Sepayang, Tami Layang, Pemangkat, Gunung Kaliangkang, Rengkang, Naga Sahe, Balai Karang, Sungai Kukap, Padang Tikar, Sukadana, Tanjung Sambar, Nanga Tayap, Sukaraja, Sungai Seruyan daerah atau negeri-negeri ini kemudian disebut wilayah Negeri Bakulapura yang merupakan wilayah Kekuasaan Maharaja Kutai di Martapura.
Perhara peperangan terjadi di Muara Sungai Mahakam, antara Pasukan Batara dari Majapahit dan Perahu Kapal Jong atau Wangkang Naga Cinta yang merupakan para pedagang menjalin hubungan deplomatik dengan Kerajaan Kutai Martapura di Muara Kaman. Kekalahan diterima oleh Pasukan Cina yang lari kedaratan dan Menjadi Suku Dayak Basap mendiami daerah daratan pesisir pantai Kalimantan Bagian Timur, Bergolaknya perang diperairan Mahakam tepatnya di Tanjung Riwana yang merupakan Pangkalan atau Pelabuhan Syahbandar transit perdagangan yang merupakan wilayah Kerajaan Kutai Martapura yang berpusat di Muara Kaman, Jatuhnya Benteng Samsekepeng akibat serangan dari Pasukan pimpinan Raden Kusuma yang adalah adik dari Raden Wijaya Raja Majapahit yg berlainan Ibu ini, mengakibatkan jalur perekonomian dibidang perdagangan antar luar negeri diblokir Kerajaan Kutai Martapura semakin mengalami kemunduran karena para pedagang hanya melewati jalan Sungai menuju Muara Kaman. Tempat peperangan antar pasukan Kerajaan Kutai Martapura dan Cina serta Batara dari Majapahit ini diberinama Tanjung Riwana dan Kotanya diberinama Jahitan Layar dan sekarang namanya menjadi Kutai Lama dan atas kemenangan dari Sang Batara ini diperingati sebagai Hari Erau Tempong Tawar Mengulur Naga yang mengandung makna bahwa telah ditenggelamkanya kapal atau Jong Pedagang Cina yang bercorak Naga. Selain itupula Sang Batara menaklukan 4 wilayah Kerajaan Kutai yakni, Hulu Dusun, Binalu dan Sambaran serta Jahitan Layar maka atas keberhasilan tersebut Raden Kusuma di anugerahi Gelar Aji Batara Agung Dewa Sakti yang bertugas sebagai Batara (Pimpinan Militer) dan merangkap sebagai Mangkubumi

About Arif Wibowo

Passion on Photography Live in Jakarta, Indonesia. Working in oil and gas company. Like traveling, bicycle, and photography. Born in Sukabumi, West Java. Graduate from Physics ITB 1985.
This entry was posted in History, Kutai. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s