Monthly Archives: October 2010

Sejarah Tanah Kutai ( 9 )


Dari tujuh turunan itu, terdapat Kerincing bin Salong — gelar Nala Mayang – beristrikan Tidok binti Seta. Mereka melahirkan enam anak, yakni Ugeng, Said, Mas alias Sumik, Engkeh, Lamah dan Jamal. Dan, melalui Jamal itulah tetesan darah biru Labok atau … Continue reading

Posted in History, Kutai | Leave a comment

Sejarah Tanah Kutai ( 9 )


Dari tujuh turunan itu, terdapat Kerincing bin Salong — gelar Nala Mayang – beristrikan Tidok binti Seta. Mereka melahirkan enam anak, yakni Ugeng, Said, Mas alias Sumik, Engkeh, Lamah dan Jamal. Dan, melalui Jamal itulah tetesan darah biru Labok atau … Continue reading

Posted in History, Kutai | Leave a comment

Sejarah Tanah Kutai ( 8 )


Sosok Labok yang terpilih sebagai Kepala Adat Besar RI itu diyakini memang termasuk turunan Raja Mulawarman di Muara Kaman, Kukar. TEKA TEKI gelar kebangsawanan Labok alias Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman mulai terkuak. Setidaknya, dua tokoh berpengaruh dari garis … Continue reading

Posted in History, Kutai | Leave a comment

Sejarah Tanah Kutai ( 8 )


Sosok Labok yang terpilih sebagai Kepala Adat Besar RI itu diyakini memang termasuk turunan Raja Mulawarman di Muara Kaman, Kukar. TEKA TEKI gelar kebangsawanan Labok alias Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman mulai terkuak. Setidaknya, dua tokoh berpengaruh dari garis … Continue reading

Posted in History, Kutai | Leave a comment

Sejarah Tanah Kutai ( 7 )


Dan Kesempatan ini digunakan oleh pihak Pemerintah Inggris mengirim Bill Dalton ke Kutai guna mengadakan penyelidikan dengan motib sebagai Ahli Antropologi yang meneliti daerah Kutai selama 15 bulan yakni pada tahun 1827 – 1828. Hingga laporan ini memancing keinginan pemerintah … Continue reading

Posted in History, Kutai | Leave a comment

Sejarah Tanah Kutai ( 7 )


Dan Kesempatan ini digunakan oleh pihak Pemerintah Inggris mengirim Bill Dalton ke Kutai guna mengadakan penyelidikan dengan motib sebagai Ahli Antropologi yang meneliti daerah Kutai selama 15 bulan yakni pada tahun 1827 – 1828. Hingga laporan ini memancing keinginan pemerintah … Continue reading

Posted in History, Kutai | Leave a comment

Sejarah Tanah Kutai ( 6 )


Pada tahun 1778, pemuka Bugis mengutus Nachoda Labai dan adiknya La Made Daeng Punggawa disertai Tuan Sajid Alwi bin Hosen Al ‘mardjak berangkat ke Wajo guna berjumpa dengan Peta Cakurdi alias Aji Imbut dan rombongan ini tiba pada tahun 1779, … Continue reading

Posted in History, Kutai | Leave a comment